Sukses
Sukses sesungguhnya seorang manusia adalah ketika dia meninggalkan bumi ini dengan khusnul khatimah. Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, yang menjadikan sholat dan dzikir untuk mensucikan dirinya. Ia tidak terpedaya dengan kehidupan dunia, yang membuat ia lupa untuk berdzikir. Hidupnya bukan untuk bersenang-senang di dunia, tapi ia gunakan waktu yang ada di dunia untuk mempersiapkan hidup yang sesungguhnya. Karena ia sadar bahwa, dunia ini hanya persinggahan semata, hanya sementara, hanya main-main. Karena kehidupan yang kekal adalah kehidupan di akhirat.
Hidup seorang manusia di dunia itu tidaklah lama. Berapa lama umur manusia yang tertinggi, 80 tahun, 90 tahun ataukah 100 tahun. Bila dibandingkan dengan kehidupan akhirat yang kekal yang tak terhingga. Maka 80, 90 atau 100 tahun kehidupan di dunia itu tidak ada apa-apanya. Manusia juga tidak bisa memprediksi umurnya.
Jadi sukseslah, orang-orang yang menjadikan Allah sebagai tujuannya, Rasulullah sebagai teladan dalam hidupnya, bumi menjadi masjid baginya, tempat aktivitasnya menjadi ladang dakwah baginya. Kalau ia bicara, bicaranya dakwah. Kalau ia diam, diamnya dzikir. Kalau ia bernafas, nafasnya tasbih. Subhanallah...
Hidup seorang manusia di dunia itu tidaklah lama. Berapa lama umur manusia yang tertinggi, 80 tahun, 90 tahun ataukah 100 tahun. Bila dibandingkan dengan kehidupan akhirat yang kekal yang tak terhingga. Maka 80, 90 atau 100 tahun kehidupan di dunia itu tidak ada apa-apanya. Manusia juga tidak bisa memprediksi umurnya.
Jadi sukseslah, orang-orang yang menjadikan Allah sebagai tujuannya, Rasulullah sebagai teladan dalam hidupnya, bumi menjadi masjid baginya, tempat aktivitasnya menjadi ladang dakwah baginya. Kalau ia bicara, bicaranya dakwah. Kalau ia diam, diamnya dzikir. Kalau ia bernafas, nafasnya tasbih. Subhanallah...