Wednesday, June 21, 2006

Sukses

Sukses sesungguhnya seorang manusia adalah ketika dia meninggalkan bumi ini dengan khusnul khatimah. Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, yang menjadikan sholat dan dzikir untuk mensucikan dirinya. Ia tidak terpedaya dengan kehidupan dunia, yang membuat ia lupa untuk berdzikir. Hidupnya bukan untuk bersenang-senang di dunia, tapi ia gunakan waktu yang ada di dunia untuk mempersiapkan hidup yang sesungguhnya. Karena ia sadar bahwa, dunia ini hanya persinggahan semata, hanya sementara, hanya main-main. Karena kehidupan yang kekal adalah kehidupan di akhirat.
Hidup seorang manusia di dunia itu tidaklah lama. Berapa lama umur manusia yang tertinggi, 80 tahun, 90 tahun ataukah 100 tahun. Bila dibandingkan dengan kehidupan akhirat yang kekal yang tak terhingga. Maka 80, 90 atau 100 tahun kehidupan di dunia itu tidak ada apa-apanya. Manusia juga tidak bisa memprediksi umurnya.
Jadi sukseslah, orang-orang yang menjadikan Allah sebagai tujuannya, Rasulullah sebagai teladan dalam hidupnya, bumi menjadi masjid baginya, tempat aktivitasnya menjadi ladang dakwah baginya. Kalau ia bicara, bicaranya dakwah. Kalau ia diam, diamnya dzikir. Kalau ia bernafas, nafasnya tasbih. Subhanallah...

Sunday, January 15, 2006

trying to be better.....

Setiap orang -siapapun dia- terlahir ke dunia dalam keadaan yang tidak memiliki sesuatu apapun dan akan kembali ke pangkuan-Nya tanpa membawa sesuatu apapun. Selama hidup di dunia, kita semua diberi potensi yang sama untuk memanfaatkan hidup yang kita jalani agar lebih bermakna, lebih bemanfaat. Dan kita selalu ber-fastabiqul-khairat (lomba-lomba untuk berbuat kebaikan) untuk meraih gelar khairuummah. Agar menjadi makhluk yang kita mencintai Allah dan Allah pun mencintai kita. Agar ni'mat iman dan Islam-nya selalu menyertai kita, selalu membimbing kita, selalu menjadi pembatas jalan agar kita tidak keluar dari jalur keselamatan menuju jurang kehancuran.
Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan yang Engkau anugrahkan ni'mat kepada mereka. Bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat
Wallahu'alam